Penyelenggaraan Kursus Bahasa Inggris Gratis merupakan salah satu agenda rutin mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP Kie Raha Ternate. Setelah melaksanakan kursus gratis di SMP Islam II Ternate (baca disini) dan Kelurahan Maliaro Ternate (baca disini) dalam bentuk kerjasama, pada tahun 2021, didampingi oleh dosen yang ditunjuk, para mahasiswa melaksanakan kegiatan serupa di Madrasah Tsanawiyah Sahabat Cendikia Ternate dan juga di Taman Pengajian Al-Qur’an Baab Masyhur Malamo, Sasa, Ternate.

Dosen (Zainurrahman, M.Pd), Mahasiswa (Elvira Labosang), bersama Kepala Madrasah Tsanawiyah Sahabat Cendikia (Muhammad Nur Kadir, M.PdI), sesaat setelah penandatanganan naskah kerjasama.

Kepala Madrasah Tsanawiyah Sahabat Cendikia, Muhammad Nur Kadir, M.PdI, menyambut baik kehadiran delegasi dosen dan mahasiswa dalam rangka penandatanganan naskah kerjasama di bidang pendidikan dan pengajaran ini. Menurut beliau, kegiatan produktif semacam ini sangat dibutuhkan oleh siswa. Beliau juga menyampaikan harapan beliau jika kegiatan tersebut dapat diperpanjang kelak. Kegiatan kursus bahasa Inggris gratis kali ini akan berlangsung selama satu bulan, terhitung sejak tanggal 16 Februari 2021 hingga 16 Maret 2021 dengan frekuensi 4 hari dalam seminggu.

Kegiatan ini dijalankan oleh para mahasiswa yang bertugas sebagai tutor. Menurut salah satu mahasiswa tutor (Putri Fatimah), para siswa menunjukkan antusiasme yang signifikan terhadap pembelajaran bahasa Inggris. Sementara itu, tutor lainnya, Elvira Labosang, menuturkan bahwa mereka mendapatkan pengalaman mengajar di kelas nyata melalui kegiatan ini.

Para siswa MTs Sahabat Cendikia Ternate dapat disebut sebagai pembelajar bahasa Inggris yang aktif. Meskipun waktu kursus diselenggarakan di sore hari, hal itu tidak mengurangi semangat belajar mereka. Hal ini dapat dilihat dari jumlah kehadiran siswa yang meningkat dari hari ke hari. Meskipun demikian, ada kendala yang ditemui di lapangan, sebagaimana yang diungkapkan oleh Asril Muhamadi “Saya terpaksa harus menyesuaikan materi pembelajaran dengan level siswa yang sepertinya tidak sesuai dengan daftar materi yang disediakan.” Para mahasiswa tutor dalam hal ini menghadapi tantangan dinamika tingkat penguasaan siswa sehingga mereka dapat melatih diri untuk fleksibel di ruang kelas. Tantangan tersebut juga mengasah kreatifitas mereka sehingga mereka tidak terikat oleh suatu rencana pembelajaran yang baku dan kaku.

Galeri Kegiatan

Putri Fatimah sedang menyajikan materi tentang ekspresi permintaan yang sopan kepada para siswa MTs Sahabat Cendikia
Asril Muhamadi bersama siswa-siswanya
Hasina Buabes pada minggu kedua pembelajaran
Elvira Labosang pada minggu ketiga pembelajaran
Wa Yati La Iroji pada minggu keempat

Kegiatan yang serupa juga diselenggarakan di Taman Pengajian Al-Qur’an (TPQ) Baab Masyhur Malamo, Kelurahan Sasa, Ternate Selatan. Pembina TPQ, Muhammad Khotib, MSi, menyampaikan bahwa beliau sangat mendukung kegiatan tersebut. Kegiatan kursus tersebut, menurut beliau, dapat memberikan keterampilan tambahan kepada santri-santri beliau.

Darwan La Nasia yang sedang mempersiapkan media pembelajaran
Darwan La Nasia sedang memberikan materi dengan menggunakan alam sekitar sebagai rujukan

Mahasiswa tutor yang bertugas di lokasi ini, Darwan La Nasia, menyampaikan antusiasme para santri yang sama signifikannya. “Meskipun kegiatannya tidak berlangsung di dalam ruang kelas, namun pengalaman mengajar yang saya dapatkan mengajarkan kepada saya bahwa dinamika pembelajaran membutuhkan fleksibilitas dan kreatifitas guru yang tinggi.” Selain itu, pembelajaran di luar ruang kelas telah menginspirasi Darwan untuk memanfaatkan alam sekitar sebagai rujukan kosakata yang diajarkannya kepada para siswanya.Koordinator tutor, Elvira Labosang, menyatakan bahwa dia berharap kegiatan ini dapat dilanjutkan oleh mahasiswa-mahasiswa lainnya di kemudian hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *